[Review] BanG Dream! : Hyper Lady

Apakah kalian ingin membangun suatu band? Pasti, kita menginginkannya. Tahukah bahwa beberapa gadis muda berani membangunnya. Wah sangat menarik jika jiwa muda ikut serta membangunnya. Namun tahukah ada anime yang menjelaskan seperti itu?
BanG Dream!
Bang Dream!
© Mami Kashiwabara / Xebec /
Bushiroad / Bang Dream!
Salah satu anime yang dulu kabarnya penggemarnya kecil, namun perlu diulas kali ini ialah Bang Dream!. Namun Bang Dream yang diadaptasi game memperoleh perhatian serius. Hingga pernah mencapai score tertinggi di Google Play Store Indonesia. Apakah yang membuat anime ini layak untuk ditonton / tidak, dan mengapa ulasan menyebutnya anime “Hyper Lady”?

Plot

Membuat suatu band adalah sangat sulit untuk dilakukan. Bagi orang biasa bisa-bisa menyerah dengan cepat. Proses penyatukan gitaris, pianis, bass, maupun penyanyinya melewati rintangan sulit ditempuh. Tapi bagaimana keinginan satu orang ingin mempersatukan dalam satu irama?
BanG Dream!
Impian saya!
© Mami Kashiwabara / Xebec /
Bushiroad / Bang Dream!
Tidak berhenti berbicara tentang musik, keinginan Kasumi-Chan membangun band tidak dapat dibendung. Sejak awal semester di mulai, Gadis ini terlalu berambisius akan cita-cita. Bahkan sehabis musik berbunyi, keinginannya berdetak kencang. Harapannya pun menggebul gegara band Glitter Green di panggung Space. Bagaimana tidak bisa sang hiper mewujudkan cita-citanya?

Seiringan dengan jalan dalam pembentukannya, Kasumi harus berhadapan macam-macam karakter temannya. Bahkan hampir tak menyukai sifatnya. Penyatuan berbagai karakter inilah berjalan alot, ditambah berbagai konfik masa lalu setiap member Poppin’ Party. Perjalanan apakah harus dilakukan oleh Kasumi-chan dalam mempererat berbagai karakteristik seluruh anggota-anggotanya?

Lantunan Musik yang Cukup Variatif

Musik, satu hal dalam penyeimbang kehidupan. Bahkan demi memanjakan suatu indera pendengar-pun agar sebagian besar indera dalam manusia, bahkan perasaan dan pikiran. Demi menjaga keseimbangan didalamnya. Diperlukan musik, media penghibur sederhana yang sangat luar biasa.

Membawa genre musik, Bang Dream! bersamaan dengan K-on, Love Live!, maupun The iDOLM@STER merupakan satu kesatuan yang menarik didalmnya. Di tengah berbagai fans dan fansbase tersendiri. Dalam suatu pertarungan anime diperlukan berbagai musik maupun persembahan yang special. Oleh sebab inilah, pembawaan lagu dalam anime perlu diperhitungkan.
BanG Dream!
Main Panggung
© Mami Kashiwabara / Xebec /
Bushiroad / Bang Dream!
Unsur penting yang tak boleh dilupakan, musik haruslah hal yang harus dipersembahan semaksimalnya. Anime nuansa musik ini tidak kalah hebat dengan yang lainnya. Dari awal ditampilkan, irama dibikin begitu bertahap. Dimulai dari kasumi mengenal musik hingga berakhr dengan kesempurnaan musik band.

Permainan musik setiap band memberikan nuansa luar biasa dalam band. Dimana iramanya sendiri memberikan kesenangan dan hiasan yang menarik telinga. Walaupun tak sebanyak beberapa anime pada umumnya, tetap memberikan perjuangan serta musik yang enak didalamnya.

Di sisi inilah yang perlu dipertimbangkan, karena dari segi musik sendiri memberikan suasana yang menyemangatkan. Sekaligus satu-satunya yang menarik ditampilkan dari karya Xebec. Insert song cukup menggoda telinga. Cukup layak dinamakan sebagai anime musik dengan variasi-variasinya.

Mari Bicara Visualisasi

Hampir pembangunan visualisasi berjalan seimbang dengan anime lainnya. Hampir rata-rata animasinya berjalan dengan menarik dengan pembawaan yang bagus pula. Sehingga sebagai penulis jarang sekali berbicara pada animiasinya di era modern ini. Apakah Bang Dream! sendiri dapat memberikannya dengan baik?

Pembawaan animasi dari studio menggabungkan 2 dunia. Walaupun hampir beberapa genre demikian mencoba memberikan hal ini. Performa 2D dalam membangun cerita ditambah 3D saat Band suatu yang lumrah. Apakah Bang Dream! dapat merombaknya dengan sempurna?
BanG Dream!
Perang-perangan!
© Mami Kashiwabara / Xebec /
Bushiroad / Bang Dream!
Kombinasi dari animasi-musik menarik diperlihatkan. Pemberian musik diberikan terasa menggunggah telinga dengan animasi Band. Campuran inilah membuat nilai plus di anime 2017 , sehingga scene inilah yang menarik dipertimbangkan.

Walaupun tidak terlalu menjadi perhitungan menarik on my eyes, usaha para animator tetaplah hal utama. Visualisasi diberikan sendiri terlalu jelas serta tidak terlalu kuat. Cermin animasinya sama dengan cerita diberikan. Sehingga visulisasi sendiri kurang memperkuat cerita yang diberikan, namun dibagian musiknya.

Kasumi-chan – Kasumi-chan

Kembali pada poin sebelumnya, satu-satunya tokoh utama bernyali tinggi dalam musik. Perempuan dipermak mirip neko(atau mugkin beruang) merepotkan di dalam anime ini. Entah mengapa anime ini cukup terfokus pada satu-satunya gadis muda ini? Atau berfokus pada karakter utama lainnya?

Di awal Bang Dream! memperlihatkan impian gadis beruang, diawali menginginkan suatu band, namun sayangnya tidak mahir dalam gitar, bahkan lebih parahnya belum mengerti tentang musik. Sungguh tragis sekali hanya keinginan belaka dalam bermusik.

Progress lama kelamaan, timbul permasalahan yang sangatlah ribet. Entah gegara setiap member punya masalah sendiri. Only she don’t understand it dan mementingkan dirinya buat band. Baik itu sang Keyboard, Gitaris, Bass, maupun Drummer sudah punya band. Tanpa sepengetahuan Kasumi berambisius gaet sahabatnya dalam bandnya.
BanG Dream!
Hanya berfokus pada Kasumi
© Mami Kashiwabara / Xebec /
Bushiroad / Bang Dream!
Seiring perjalanan dan penyelesaian masalah setiap sahabatnya, ternyata takkan berjalan mulus. Kasumi tak berhenti berbicara tentang band. Sehingga sang Arisa-chan sendiri tahan banting akan perkataan ini. Seiring perjalanannya, Kasumi telah mendapatkan member baru. Dengan berbagai kemampuan dan latar berlakang, the power of Kasumi membuahkan hasil hingga terbentuk Poppin’ Party.

Keinginan terlalu kuat inilah bernilai buruk dalam Bang Dream serta keseimbangnya kurang. Ceritanya cukup datar sehingga kurang berasa. Penonton sendiri diperhadapkan hanya pada Kasumi-chan. Penulis sendiri tidak terlalu menyukai persembahan demikian. Sehingga jalannya cerita dapat ditebak dengan mudah tanpa kejutan menarik.

Yuk Diluar Topik Sebentar

Beberapa ulasan lainnya selalu berfokus pada produk-produk didalamnya, namun pada artikel ini kita sedikit berbicara. Kalian pasti telah menebak maupun mengira-ngira kenapa harus berbicara demikian?

Pernahkah kalian mencoba mencari top gooogle play musik? Pasti kalian akan sedikit terkejut kalau adaptasi gamenya sendiri cukup terkenal. Saya-pun tak percaya yang diberikan game melampaui animenya sendiri.
BanG Dream!
Bagaimanakah??
© Mami Kashiwabara / Xebec /
Bushiroad / Bang Dream!
Oleh karena gamenya sendiri dibangun setelah animenya, saya-pun mulai tertarik memainkan game ketimbang menonton anime. Entah perasaan apa yang mendorong saya menonton animenya setelah memainkan gamenya. Bahkan setelah saya telah memainkan Girls Band Party!, terhipnotis bahwa animenya akan berjalan menarik.

Dibikin setelah anime, gamenya sendiri harusnya berasa nilai plus. Namun faktanya berkata lain, bahkan gamenya sendiri lebih plus ketimbang animenya. Sehingga lebih banyak merekomendasikan buat main game ketimbang anime. Rasa Tegang, ingin cepat, maupun tepat itulah tertanam dalam game rythymnya.

Kesimpulan

Sebagai anime genre musk, Bang Dream! kurang mendapatkan perhatian serius. Baik dari cerita maupun animasi yang diberikan. Sehingga walaupun dilanjutkan ke season 2, diharapkan dapat memperbaiki kekurangan yang ada didalamnya. Apakah “nantinya” harus difokuskan pada musik atau cerita, visualisasi atau karakter? Itulah yang menjadi pertimbangkan season 2.
BanG Dream!
Poppin'Party Terbentuk
© Mami Kashiwabara/Xebec/Bushiroad/Bang Dream!
Beberapa anime jaman now dikritik karena kurang mempersembahkan cerita menarik. Demikianlah dengan kali ini, menampilkan alur normal. Sehingga memperburuk kekuatan lain didalamnya. Selera pasar-pun kurang terhadap animenya. Penulis sendiri kurang tertarik menonton ulang anime ini. Bahkan storynya sendiri di season 2 perlu dipebaiki lebih baik lagi. Serta Bang Dream! bukanlah anime idol, tapi musik.

Kelebihan :

  • Mempunya musik yang menggunggah cukup selera penonton menonton
  • Game karya Bushido Internasional menarik dimainkan.
  • Visualisasi karakter tidak terlalu buruk.

Kelemahan :

  • Alur cerita kurang memberikan kejutan menarik didalamnya.
  • Berfokus pada keinginan Kasumi-chan.
  • Karakter lebih cenderung pada pemain cewek.
  • Episode Akhir terlalu mudah ditebak

Cocok : Penikmat anime musik dengan cerita sederhana.
Tidak Cocok : Mencari penggemar maupun idol di dalamnya, sebab tidak ada idol kurang kuat didalamnya.
Komentar Facebook
0 Komentar Blogger